sakura

Kamis, 22 Oktober 2015

Pilih Syukur Nikmat atau Kufur Nikmat?


S
udahkah anda bersyukur hari ini ? coba sejenak kita renungkan nikmat-nikmat yang Allah berikan pada kita. Maka, jika kita mengingat dan mencoba menghitung nikmat Allah SWT, niscaya kita tidak akan pernah mampu untuk berhenti mensyukuri nikmat yang Allah berikan. Sungguh luar biasa nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Allah SWT berfirman :
“ dan (ingatlah juga) ketika Rabbmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya adzab-Ku sangat pedih´(QS.Ibrahi
m:7)
Dalam ayat tersebut telah jelas, jika kita pandai dalam bersyukur Allah SWT akan menambah nikmat dan jika kita mengingkari nikmat atau kufur nikmat maka azab Allah sangat pedih. Dalam al-qur’an,  Allah SWT telah banyak memberikan pelajaran tentang orang-orang yang di adzab karena tidak mau mensyukuri nikmat-Nya. Di antaranya Fira’un ditenggelamkan bersama bala tentaranya karena kufur terhadap nikmat kekuasaan. Qarun ditenggelamkan bersama harta bendanya, karena kufur terhadap nikmat harta.
Demikian adalah beberapa contoh orang-orang yang kufur terhadap nikmat Allah SWT. Sudah seharusnya kita mengambil pelajaran dari kisah-kisah tersebut sehingga tidak ada pada diri kita sifat kufur nikmat.
            Lalu bagaimana cara kita mensyukuri nikmat Allah SWT ?  Ada beberapa cara untuk mensyukuri nikmat Allah SWT diantaranya :
1. Mensyukuri Nikmat Allah dengan hati
            Cara bersyukur kepada Allah dengan hati maksudnya adalah dengan mengakui, mengimani dan meyakini bahwa segala bentuk kenikmatan ini datangnya dari Allah SWT semata.
2. Mensyukuri Nikmat Allah dengan lisan
Caranya dengan memperbanyak ucapan alhamdulillah wa syukurillah (segala puji bagi Allah dan segala bentuk syukur juga milik Allah)
3.Mensyukuri Nikmat Allah dengan Amal Perbuatan
            Caranya dalam bentuk ketaatan kita menjalankan segala apa yang diperintah dan menjauhi segala apa yang dilarang-Nya. Perintah-Nya termasuk segala hal yang  dalam rangka menunaikan perintah Allah, baik itu wajib, sunnah maupun mubah.
S
elalu berfikir positif terhadap semua nikmat Allah SWT, karena nikmat pada dasarnya adalah sebagai ujian, apakah kita pandai bersyukur atau tidak? So, pilih syukur nikmat atau kufur nikmat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar