sakura

Minggu, 05 Oktober 2014

contoh laporan perjalanan


LAPORAN PERJALANAN
Tugas ini digunakan untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran
Bahasa indonesia kelas XII


Disusun oleh    : Niken Nur Aisyah
NIS        : 3920
Kelas      : XII IPA 2













SMAN 1 PURWANTORO
2014

PENGESAHAN
Laporan Perjalanan ini diajukan dan disetujui oleh pembimbing dan disahkan oleh kepala SMA Negeri 1 Purwantoro pada
Hari       :
Tanggal :



Pembimbing I                                                                                   Pembimbing II                                                 

Uswatun Hasanah,S.Pd,M.Pd                                                        Andi Prasetiyo                NIP 19640408 200604 02 2005                                  


Mengetahui,
Kepala
SMA Negeri 1 Purwantoro


Drs.Susilo joko Raharjo,M.Pd
NIP 19660626 199403 1 009


Persembahan









Dengan mengucap syukur alhamdulillah,
Penulis persembahkan Laporan Perjalanan ini kepada:
                                                                            1.Ayah,ibu tercinta
                                                                            2.kakak dan adik tercinta
                                                                             3.Guru pembimbing
                                                                             4. sahabat-sahabat Penulis XII A2
                                                                             5.para pembaca yang budiman
Kata Pengantar

Puji syukur Penulis panjatkan  kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayahNya  penulis dapat  meyelesaikan Laporan Perjalanan ke Pulau Dewata. Laporan Perjalanan ini digunakan untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII.
Dalam kesempatan ini Penulis mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada Yth:
1.      Bpk. Drs Susilo joko Raharjo,M.Pd selaku kepala sekolah
2.      Ibu Uswatun Hasanah,S.Pd M.Pd selaku pembimbing I
3.      Bapak Andi Prasetiyo,S.Pd selaku pembimbing II
4.      Orang tua Penulis yang telah membantu baik dukungan moril maupun materi
       Dalam penulisan ini Penulis merasa masih banyak kekurangan, baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang Penulis miliki. Untuk itu kritik dan saran sangat Penulis harapkan  demi penyempurnaan pembuatan makalah ini
   
Purwantoro,08 Agustus 2014
                                                                                                 Penulis



Daftar Isi

Pengesahan..............................................................................................................i
Persembahan............................................................................................................ii
Kata Pengantar........................................................................................................iii
Daftar isi..................................................................................................................iv
Bab I. Pendahuluan
A.    Latar Belakang............................................................................................1
B.     Tujuan.........................................................................................................1
C.     Manfaat......................................................................................................2
D.    Waktu dan tempat pelaksanaan.................................................................2
Bab II. Laporan perjalanan
A.    Keberangkatan ..........................................................................................3
B.     Lokasi study wisata yang dikunjungi
1.      Pantai sanur.....................................................................................6
2.      Jalan tol tengah laut .......................................................................7
3.      Tanjung benoa.................................................................................7
4.      Pantai pandawa..............................................................................10
5.      Karang kurnia................................................................................10
6.      Pantai kuta.....................................................................................10
7.      Cening bagus.................................................................................11
8.      Tari barong dan keris dance..........................................................11
9.      Istana tampak siring......................................................................13
10.  Pasar seni sukawati........................................................................14
11.  Museum Bajra shandi....................................................................15
12.  Jogger............................................................................................16
13.  Danau bedugul...............................................................................17
C.     Perjalanan Pulang.......................................................................................18
Bab III.Penutup
A.    Simpulan ...................................................................................................19
B.     Saran ..........................................................................................................19
Daftar Pustaka........................................................................................................21
Lampiran................................................................................................................22
 
BAB I
PENDAHULUAN

A.Latar Belakang
            Pendidikan adalah jendela dunia. Di era globalisasi ini, pendidikan merupakan hal pokok bagi setiap orang. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada penyajian materi ataupun teori yang disampaikan Bapak atau Ibu Guru. Hal ini menjadikan siswa-siswi jenuh dan bosan. Agar siswa-siswi tidak jenuh dalam belajar, maka dibutuhkan refreshing. Sehingga perlu diadakannya kegiatan study wisata. Kegiatan study wisata disamping sebagai sarana refreshing dan untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia juga sebagai wujud pendidikan luar kelas (outdoor) dengan melihat langsung objek-objek yang dikunjungi.

B.Tujuan
1.Tujuan khusus:
untuk memenuhi tugas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia kelas XII.
2.Tujuan umum:
a.       Untuk menambah wawasan dan pengetahuan tentang objek-objek wisata di Bali.
b.      Untuk menambah pengalaman.
c.       Menanamkan rasa cinta tanah air.
d.      Untuk mengenal kebudayaan Nusantara.
e.       Mensyukuri keindahan alam.
C.Manfaat
1.      Sebagai tambahan materi dan pengetahuan.
2.      Menambah pengalaman.
3.      Sarana refreshing siswa.

D.Waktu dan Tempat Pelaksanaan
            Study wisata ini dilaksanakan tanggal 15 Juni 2014 – 20 Juni 2014. Penulis berada di perjalanan selama 2 hari dan mengamati objek di Pulau Dewata selama 3 hari. Adapun waktunya adalah sebagai berikut :
Minggu, 15 Juni 2014
08.00 WIB Peserta berkumpul di sekolah
09.27 WIB Berangkat dari SMAN 1 Purwantoro
11.36 WIB Makan siang dan sholat zuhur+ashar
17.22 WIB Makan malam di Rumah makan Rahayu dan sholat maghrib+isya’
22.54 WIB Tiba di Pelabuhan Ketapang

Senin, 16 Juni 2014
04.00 WITA Tiba di Pelabuhan Gilimanuk
08.30 WITA Tiba di Pantai Sanur diteruskan ke Hotel Nusa Indah II untuk check in dan makan pagi
10.00 WITA Berangkat menuju Jalan tol Tengah Laut
11.00 WITA Tiba di Tanjung Benoa
13.45 WITA – 15.45 WITA Berada di Pantai Pandowo
16.00 WITA Berangkat ke Karang Kurnia
16.30 WITA Tiba di Karang Kurnia
17.00 WITA Berangkat ke Pantai Kute
19.00 WITA Keluar dari Pantai Kute
21.30 WITA Tiba di Hotel untuk makan malam dan tidur

Selasa, 17 Juni 2014
07.30 WITA Makan Pagi di Hotel
08.00 WITA Berangkat Menuju Tari Barong
09.30-10.30 WITA Melihat Tari Barong
11.30 WITA Tiba di Istana Tampak Siring
13.30 WITA Keluar dari Istana Tampak Siring
14.00 WITA Tiba di Cening Bagus
16.00 WITA Keluar Dari Cening Bagus
16.30 WITA Sampai di Musium Bajra Sandi
17.00 WITA Tiba di Pasar Seni Sukowati
19.00 WITA Tiba di Hotel untuk makan malam dan tidur

Rabu, 17 Juni 2014
08.00 WITA Berangkat ke Jogger
12.30 WITA Tiba di Danau Bedugul dan makan siang di Danau Bedugul
13.30 WITA Keluar dari Danau Bedugul, dan melanjutkan pulang kembali ke Purwantoro
16.00 WITA Tiba di Pelabuhan Gilimanuk
15.30 WIB Tiba di Pelabuhan Ketapang

Kamis, 18 Juni 2014
05.00 Tiba disekolah
05.15 Tiba di rumah


BAB II
LAPORAN PERJALANAN

A.Pemberangkatan
            Kami berangkat dari SMA N 1 Purwantoro pada hari Minggu,15 Juni 2014 pukul 09.27 WIB.Sebelum berangkat kami diberikan pengarahan dari bapak Akhiarudin,S.Thi dan selanjutnya berdo’a ,agar perjalanan kami selamat sampai tujuan yang dipimpin oleh bapak Barjo Hanugroho,S.Pd. Semua siswa berdo’a dengan khusuk. Kemudian kami menuju ke bus masing-masing, akan tetapi kami masih harus menunggu kedatangan bus sekitar setengah jam, karena bus kami datang terlambat.  Kami menggunakan bus Subur Jaya. Bus kami terbagi menjadi 4 bus dan saya menempati bus nomer 2 berwana biru toscha.  
Di perjalanan kami sangat senang walaupun juga melelahkan. Gelak tawa dan candaaan selalu menghiasi bus kami ini. Walaupun, ada sebagian anak yang lemas karena mabuk kendaraan. Malamnya, sampailah kami di pelabuhan, tapi sebelum sampai di pelabuhan kami memiliki pengalaman yang sangat menegangkan.  Kira-kira pukul 23.00 WITA, saat kami tengah tidur tiba-tiba, hantaman batu mengenai kaca bus kami pyar, kami kaget dan langsung terbangun. Ternyata ada dua orang laki-laki yang sengaja melempari batu bus kami. Sejak kejadian itu kami jadi tidak bisa tidur dan agak takut.
            Tibalah kami di pelabuhan pukul 24.00 WITA, antrian kendaraan sangat panjang. Kami masih harus menunggu selama 3 jam untuk memasuki kapal. Kami  sangat lelah dan kedinginan sampai akhirnya jam 03.00 WITA kami dapat memasuki kapal dan menuju Pulau Dewata. Akhirnya, jam 07.30 WITA  kami sampai di Pantai sanur dan check in ke hotel jam 08.00 WITA.

B.Lokasi study wista yang dikunjungi
1.Pantai Sanur
Kami tiba di pantai sanur jam 07.30 WITA. Sangat disayangkan, kami tidak bisa melihat indahnya sunrise di pantai ini. Karena kami datang kesiangan. Walaupun kesiangan kami tetap bisa melihat indahnya panorama pantai sanur ini  disambut deburan ombak dan angin sepi-sepoi. Pantai ini terletak di desa Sanur yang termasuk wilayah kecamatan Denpasar Selatan, Kotamadya Daerah Tingkat II Denpasar. Pantai Sanur ini berada di sebelah timur dan selatan dari desa Sanur yang merupakan tepi samudra Indonesia yang berada di sebelah selatan Pulau Bali.
Selain terkenal dengan sunrisenya pantai Sanur juga memiliki daya tarik yang lain yaitu, bagian sebelah utara pantainya berbentuk melingkar seperti setengah lingkaran dan pada bagian selatan pantainya yang berbelok dari timur ke barat, dimana gelombang air lautnya tidak begitu besar sehingga ketika sedang surut maka akan terlihat batu-batu karang yang membentang  berwarna-warni. Pada hari mendekati bulan mati atau bulan purnama maka air lautnya akan pasang dan gelombang lautnya agak membesar. Di sebelah tenggara pantai Sanur akan terlihat gugusan pulau Nusa Penida di seberang laut dan pada bagian sebelah timur akan terlihat panorama pantai selatan pulau Bali dengan gunungnya.
2. Jalan Tol Tengah Laut
Jembatan tol tengah laut ini bernama jembatan tol Mandara memiliki panjang sekitar 12,7 km, sekitar 10 km berada di atas laut, dimana panjang jembatan tol di Bali ini hampir sama dengan Penag Bridge di Malaysia (13,5 km), atau Union di Kanada ( 12,9 km). Jembatan tol Bali di atas laut ini  menghubungkan bandara Ngurah Rai ke Nusa Dua dan Tanjung Benoa.
Nyoman (2014) dalam penjelasannya menyampaikan bahwa Jembatan Tol tengah laut ini merupakan jembatan terindah di Asia Tenggara. Proses pembangunannya hanya memakan waktu 14 bulan atau 1 tahun lebih 2 bulan.
Keindahan jalan tol ini jauh lebih terasa di sore hari, ketika matahari terbenam. Di terpa hembusan angin laut yang sejuk, kita bisa dengan leluasa menyaksikan tenggelamnya matahari dari ketinggian diatas laut. Saya yakin jembatan tol ini, segera akan menjadi ikon baru di Bali. Jembatan tol Tengah laut ini dibangun PT Jasa Marga bersama konsorsium BUMN dan Pemda Bali.

3. Tanjung Benoa
Tanjung Benoa terletak di ujung selatan pulau Bali, terletak di Kecamatan Tanjung Benoa, Kabupaten Badung Bali. Tanjung Benoa ini adalah nama pantai yang berujung sempit. Pantai Tanjung Benoa adalah
salah satu pantai yang cukup terkenal di pulau Bali karena keindahan dan wisata airnya yang beranekaragam.
Jenis olahraga air yang bisa dinikmati di sini antara lain adalah:
1.      Snorkeling. Berenang di permukaan laut sekaligus bisa melihat langsung kehidupan alam bawah seperti ikan dan terumbu karang.
2.      Sea Walker. Berjalan di dasar laut dengan menggunakan helm yang kedap air.
3.      Banana Boat. Menggunakan perahu karet tunggal, ditarik oleh speed boat berkeliling pantai dalam waktu 15 menit. Kapasitas muatan banana boat ini adalah maximal 4 orang plus 1 orang instruktur sebagai pendamping.
4.      Parasailing. Payung parasut yang ditarik oleh speed boat mengeliling pantai Tanjung Benoa. Waktu permainan ini satu putaran sekitar 4 menit di udara.
5.      Wakerboard. Wakeboard adalah permainan menantang adrenalin di Tanjung Benoa. Di tarik dengan speedboad and meluncur dengan board. Sangat seru dan menantang.
6.      Waterski. Menginjak papan ski ditarik oleh speed boat, jadilah seperti olahraga ski atau selancar.
7.      Jetski. Seperti mengendarai sepeda motor di laut, kira-kira sekitar 20 menit.
8.      Scuba Diving. Menyelam menggunakan perlengkapan diving komplit mulai dari pakaian, tangki oksigen dll.
9.      Rolling Donut. Rolling Donut adalah salah permainan favorit di Tanjung Benoa. Anda akan duduk di sebuah pelambung berbentuk kue donut dan ditarik dengan speed boat.
10.  Flaying Fish. Flying fish adalah permainan untuk 2 orang dengan menggunakan boat khusus, lalu ditarik dengan speedboat kecepatan cukup tinggi, boat ditarik itu akan terbang seperti layang layang.
11.  Glassbottom Boat. Glass Bottom Boat & Pulau Penyu,  menaiki perahu yang di bawahnya ada kaca bening dan terlihat berbagai kehidupan di bawah laut.
Saat berada di Pantai Tanjung Benoa ini saya sempat menikmati Glassbottom Boat dan menuju ke Pulau Penyu. Saat perjalanan kembali dari Pulau Penyu. Tiba-tiba di tengah perjalan Glassbottom Boat yang saya tumpangi macet dan berhenti. Ini membuat  saya sedikit agak takut. Untung saja setengah jam kemudian Glassbottom Boat yang saya tumpangi ini dapat kembali berjalan berkat bantuan salah seorang teman dari  kelas XI IPS 3 walaupun dia harus basah kuyup karena harus memegangi bagian belakang boat ini.



4.Pantai Pandawa
Pantai pandawa ini dikenal dengan nama Secret Beach. Di sebut Secret Beach karena pantai ini tersembunyi dibalik tebing. Pantai ini merupakan pantai yang sangat indah dan layak untuk dikunjungi. Pantai ini terletak di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali.
Di pantai Pandawa ini terdapat patung keluarga pandawa yaitu Dewi Kunthi, Yudistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa. Saat kalian menuju pantai pandawa ini kesannya seperti membelah perbukitan batu kabur yang menjulang tinggi.

5. Karang Kurnia
Karang kurnia adalah pusat oleh-oleh yang menyediakan aneka barang khas Bali dengan harga murah mulai dari: pakaian, souvenir, lukisan, kain pantai, bed cover, camilan, sandal dll. Di karng kurnia ini juga memiliki fasilitas yang lengkap diantaranya: toilet, parkir luas dan juga menyediakan cattering untuk rombongan bus.

6. Pantai Kuta
Pantai kuta adalah pantai yang sangat populer di Pulau Bali, terkenal karena keindahan sunsetnya. Pantai ini tidak pernah sepi pengunjung, mulai dari wisatawan domestik hingga wisatawan asing. Pantai ini terletak di sebelah barat kota Depansar. Untuk menuju ke pantai ini kita harus menggunakan transportasi umum, bus tidak bisa masuk ke lokasi pantai kuta. Sambil menikmati indahnya sunset kita dapat bermain dengan ombak dan berfoto-foto.

7.Cening Bagus
Sebagai lokasi wisata terkenal sampai ke mancanegara. Tentunya, Bali juga menyediakan oleh-oleh khas Bali yang bisa dibawa pulang oleh pengunjungnya. Cening Bagus merupakan salah satu tempat belanja oleh-oleh yang menawarkan berbagai produk yang selama ini menjadi ciri khas Bali. Di Cening Bagus ini menyediakan cemilan, baju, kaos, batik, kerudung dll.
Fasilitas Di Cening Bagus ini terbilang cukup lengkap ada toilet, parkir luas, mushola dan tempat istirahat untuk makan. kami makan siang di lantai paling atas dan dilanjutkan sholat. Setelah makan dan sholat kami belanja, kami belanja camilan-camilan untuk dibawa pulang.

8.Tari Barong dan Keris dance
Tari barong dan keris dance ini buka setip hari mulai dari pukul 09.30-10.30, bertempat di desa Batu Bulan, Gianyar, Bali. Tarian Barong dan Keris adalah suatu tarian yang menggambarkan pertarungan antara kebaikan melawan kejahatan. “BARONG” adalah makhluk mitologi yang mewakili kebaikan dan makhluk yang menggambarkan kejahatan adalah “RANGDA”. Tarian ini terbagi menjadi lima babak. Berikut penjelasannya:
1.Babak Pertama
Muncul dua orang penari pengikut Rangda yang sedang mencari para pengikut kunthi untuk menemui sang Patih.
2.Babak Kedua
Pengikut Dewi Kunthi tiba di tujuan. Salah satu pengikut Rangda berubah wujud menyerupai Rangda dan memasukkan roh jahat kepada para pengikut Dewi Kunthi. Tidak sadar dengan akan perubahan pengikut Dewi Kunthi, Sang Patih bersama-sama dengan mereka menemui Dewi Kunthi,
3.Babak Ketiga
Muncullah Dewi Kunthi dan sahadewa anaknya. Dewi kunthi telah berjanji akan menyerahkan Sahadewa sebagai korban. Sebenarnya kunti tidak rela. Akan tetapi, Rangda bisa mempengaruhi Dewi kunti dan mempengaruhi akal sehatnya. Tiba-tiba, Dewi Kunti marah dan membenci Sahadewa. Dewi Kunti memberikan perintah kepada Patih untuk membuang Sahadewa kedalam hutan.
4.Babak keempat
Sahadewa diikat di pohon besar di dalam hutan dan ditinggal sendirian. Tiba-tiba turunlah Batara Siwa. Batara Siwa pun menganugrahkan kesaktian pada Sahadewa.Rangda berusaha mengoyak-oyak, mencabik-cabik dan membunuh Sahadewa tetapi tidak berhasil samapai akhirnya dia menyerah dan dia memohon ampun kepada Sahadewa dengan demikian Rangda dapat menebu dosanya. permintaan ini dipenuhi oleh Sahadewa.
5.Babak kelima
Kalika dalah murid Rangda yang paling sakti ilmunya, kalika bermaksud untuk memohon pengampunan sebagaimana Rangda dulu memohon ampun kepada Sahadewa. Tetapi Sahadewa menolak sehingga murkalah Kalika akhirnya, bertempurlah mereka. Kalika  berubah wujud menjadi perwujudan Rangda dan Sahadewa berubah wujud menjadi Barong. Mereka terus bertempur sampai ada yang kalah. Tetapi, tidak ada yang kalah dan juga tidak ada yang menang sehingga pertarungn inipun menjadi abadi dan dimana ada kejahatan disitu pula akan ada kebaikan.

9.Istana Tampak Siring
Di istana Tampak Siring ini kami dibagi menjadi empat rombongan dan satu rombongan satu guide. Kami hanya diberi waktu kira-kira satu jam untuk mengelilingi Istana Tampak siring ini. Untuk memasuki Istana Tampak Siring ini kami harus berpakain rapi, kami diharuskan memakai hem dan memakai sepatu.
Nama Tampaksiring diambil dari dua buah kata bahasa Bali, yaitu tampak (yang bermakna 'telapak ') dan siring (yang bermakna 'miring'). Menurut sebuah legenda yang terekam pada daun lontar Usana Bali, nama itu berasal dari bekas telapak kaki seorang Raja yang bernama Mayadenawa.
Istana Kepresidenan Tampaksiring berdiri atas prakarsa Presiden I Republik Indonesia, Soekarno, sehingga dapat dikatakan Istana Kepresidenan Tampaksiring merupakan satu-satunya istana yang dibangun pada masa pemerintahan Indonesia. Istana Kepresidenan Tampaksiring dibangun secara bertahap. Arsiteknya ialah R.M Soedarsono. Yang pertama kali dibangun adalah Wisma Merdeka dan Wisma Yudhistira, yakni pada tahun 1957. Pembangunan berikutnya dilaksanakan tahun 1958, dan semua bangunan selesai pada tahun 1963. Selanjutnya, untuk kepentingan kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN XIV, yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 7-8 Oktober 2003, Istana dibangun gedung baru untuk Konferensi beserta fasilitas-fasilitasnya dan merenovasi Balai Wantilan. Kini Tampaksiring juga memberikan kenyamanan kepada pengunjungnya (dalam rangka kepariwisataan) dengan membangun pintu masuk tersendiri yang dilengkapi dengan Candi Bentar, Koro Agung, serta Lapangan Parkir berikut Balai Bengongnya.

10.Pasar Seni Sukawati
Pasar Seni Sukawati terletak di desa Sukawati, kecamatan Sukawati kabupaten Gianyar, Bali. Kami sudah kesorean saat mengunjungi Pasar Sukawati ini. Akibatnya, banyak pedagang-pedagang yang sudah tutup dan kami tidak bisa leluasa untuk memilih-milih.
Pasar seni Sukawati buka dari jam 8 sampai jam 6 sore, sebelum mereka memulai beraktifitas terlebih dahulu bersembahyang. Setiap hari pasar ini selalu ramai dikunjungi oleh berbagai lapisan masyarakat, juga para wisatawan yang bertujuan berbelanja dan membeli kerajinan khas Bali untuk oleh-oleh  sanak keluarga. Di pasar ini kami sempat membeli bebrapa kaos dan sarung. Terjadi tawar menawar hebat antara kami dan pedagang. Di pasar ini kalian harus berhati-hati dalam menawar.

11.Museum Bajra Shandi
Museum Braja Shandi ini terletak di depan Kantor Gubernur Kepala Daerah Provinsi Bali yang juga di depan Gedung DPRD Provinsi Bali Niti Mandala Renon persisnya di Lapangan Puputan Renon. Bajra Sandhi merupakan Monumen Perjuangan Rakyat Bali untuk memberi hormat pada para pahlawan, sekaligus  merupakan lambang pelestarian jiwa perjuangan rakyat Bali dari generasi ke generasi yang yang diharapkan memberi kontribusi dalam mengisi dan menjaga keajegan negara Kesatuan RI.
Museum Bajra Shandi ini selalu ramai pengunjung. Fasilitas di museum ini juga sangat lengkap. Saat kami mengunjungi museum ini kami sempat pergi ke puncak bangunan dari museum. Untuk mencapai puncak bangunan ini kami harus melewati tangga, dan sangat melelahkan. Namun kelelahan itu hilang saat kami mencapai puncaknya, di puncak Museum Bajra Shandi ini kami dapat melihat Bali dari ketinggian, sungguh sangat indah sekali.

12.JOGGER
Ada yang bilang, ke Bali belum lengkap jika belum beli baju atau accecories di Jogger ini. Jogger dikenal dengan pabrik kata-kata. Jogger terletak  di kawasan jalan raya Kuta dan di Desa Luwus Bedugul Bali. Saat kami berda di jogger, kami sempat melihat pembukaan jogger ini. Jogger sudah memiliki sistem keamanan yang canggih dan fasilitas yang cukup lengkap.
Nama Joger diambil dari nama pemiliknya sendiri yaitu bapak Joseph Theodorus Wulianadi yang digabung dengan nama sahabatnya Bapak Gerard. Sahabatnya ini sangat berjasa dalam merintis usaha pabrik kata kata ini. Pada tahun 1981 Joseph diberi hadiah pernikahan oleh Gerard sebesar US $ 20.000 sebagai modal dari usahanya. Awalnya dibuka di alamat Jalan Sulawesi no 37 Denpasar, namun sejak tanggal 7 Juli 1987 toko ini pindah ke tempatnya sekarang di alamat Jalan Raya Kuta sebelah supermarket Supernova.
Setiap pengunjung yang akan memasuki oleh-oleh Joger ini akan disapa dengan ramah dan akan ditempeli stiker sebagai tanda masuk VVIP dan akan dilakukan scaning. Didalam galery Joger ini ada ruangan yang khusus memajang koleksi T-shirt, ruangan khusus souvenir seperti mug, sandal, gantungan kunci dan lain sebagainya. Selain itu ada juga ruangan yang unik bagi anda yang ingin mencari T Shirt anak-anak karena anda diharuskan masuk melalui pintu yang memiliki tinggi sekitar 1,5 meter saja. Tentu bisa dimengerti karena memang untuk anak-anak. Joger Bali hanya satu-satunya tempat di Indonesia yang menjual jam terbalik dan merupakan ciri khas oleh-oleh Joger Bali. Ada juga ruangan di pojok yang menawarkan souvenir berupa guci dan pernak-pernik lainnya. Dari segi harga tentunya relatif dan tentunya pula kualitas barang yang ada di Joger ini sangat bagus. Cocok untuk anda yang menginginkan oleh-oleh yang unik dan memiliki ciri khas.

13. Danau Bedugul
Kawasan wisata Bedugul terletak di antara perbatasan Kabupaten Tabanan dan Kabupaten Buleleng. Dari ibukota Denpasar menuju lokasi ini dapat ditempuh dalam waktu lebih kurang dua jam atau berjarak sekitar 90 km mengikuti jalan raya Denpasar menuju arah Singaraja, dengan kondisi jalan yang menanjak. Bilamana sudah mendekati Bedugul atau memasuki desa Pacung, kecamatan Baturiti, maka udara akan semakin dingin dan kadang-kadang berkabut serta seringkali turun hujan, karena kawasan ini berada pada ketinggian antara 1.250 - 1.400 meter di atas permukaan laut. Di sepanjang jalan antara desa Pacung menuju kawasan Bedugul banyak terdapat hotel untuk menginap dan beberapa rumah makan.
C.Perjalanan Pulang
            Setelah 3 hari lamanya di pulau Bali. Tibalah saatnya kami pulang. Kami pulang dari Bali pada hari Rabu, 19 Juni 2014. Perjalanan kami berakhir di Danau Bedugul. Saat kami pulang hawa dingin pun merasuk kedalam tulang-tulang kami diiringi dengan gerimis. Jalanan berkelok-kelok, naik turun membuat kami pusing dan pada akhirnya kami tertidur.
            Tibalah kami di Pelabuhan Gilimanuk pada jam 16.00 WITA. Di pelabuhan ini kami tidak mengantri seperti saat kami di pelabuhan Ketapang saat menuju Pulau Bali. Bus kami pun langsung memasuki kapal dan kami turun dari bus. Di atas kapal ini kami bisa melihat indahnya hamparan laut biru, ada sebagian orang yang melempari uang ke laut dan diambil perenang yang berada di bawah. Tak terasa 1 jam, sampailah kami di Pelabuhan Ketapang.
            Kami merasa sangat lelah sehingga kami tertidur. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 04.30 WIB dan kami sudah sampai di Ponorogo, kami pun menghubungi keluarga dirumah untuk menjemput kami. Pukul 05.00 sampailah kami di SMA Negeri 1 Purwantoro dengan selamat dan menuju ke rumah masing-masing. Kami membawa banyak pengetahuan dan pengalaman dari Bali.



BAB III
PENUTUP

A.SIMPULAN
            Berdasarkan pembahasan pada bab sebelumnya, dapat dibuat kesimpulan sebagai berikut :
1.      Pulau dewata memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara.
2.      Pulau dewata memiliki pantai-pantai yang indah.
3.      Pesona alam serta kebudayaan Bali membuat wawasan peserta study wisata bertambah.
4.      Bali memiliki toleransi yang tinggi antar umat beragama.
5.      Dalam Study wisata ini peserta dapat lebih memahami dan menghormati budaya-budaya yang masih kental yang berada di Indonesia serta dapat mengembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa tanpa membeda-bedakan golongan, ras, budaya, dan agamanya.

B.SARAN
1.Bagi siswa
a.       Siswa diharapkan tidak hanya memanfaatkan study wisata sebagai sarana rekreasi, namun juga sebagai sarana belajar untuk menambah pengetahuan dan wawasan
b.      Siswa diharapkan tertib dan disiplin agar study wisata berjalan dengan lancar.
c.       Siswa  diharapkan dapat mengambil pengalaman dari study wisata.
2.Bagi Pulau Bali
a.       Agar tetap menjaga keindahan dan kenyamanan di setiap tempat wisata.
b.      Tetap melestarikan budaya-budaya yang masih kental di Pulau Bali.
c.       Tetap menjaga toleransi antar umat beragama



DAFTAR PUSTAKA

Accher.2011 (http://www.presidenri.go.id) diunduh 13 Agustus 2014
Artikelnon-personal.2011(http://www.wisatadewata.com/article/wisata/pasar-sukawati) diunduh 13 Agustus 2014
Artikelnon-personal.2011(http://www.wisatadewata.com/article/wisata/tanjung-benoa).diunduh 19 Agustus 2014
Artikel non-personal. 2009. (http://www.wisatabaliaga.com/pantai-pandawa-bali/ ).diunduh 19 Agustus 2014
Artikel non-personal.2011 (http://www.wisatadewata.com/article/wisata/bedugul) diunduh 20 Agustus 2014
Artikel non-personal.2011 ( http://www.wisatadewata.com/article/wisata/joger) diunduh 20 Agustus 2014
Artikel non-personal.2011 (http://www.wisatabali.com/tempat-wisata/pantai-kuta.html) diunduh 20 Agustus 2014
Dinas Pariwisata Bali.2014.Tari Barong dan Keris Dance.Bali.Dinas Pariwisata
Hidayanti, Luhde.2013-2014 (www.longtripmania.org/.../membelah-tebing-untuk-menuju-pantai-pandawa.html) diunduh 13 Agustus 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar